Jumat, April 02, 2010

Manajemen dan Manajer

Ø  Pengertian Manajer
Secara umum “Manajer” berarti setiap orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya. Seperti halnya manajemen dapat ditemukan di semua organisasi manusia, manajer ada dalam semua tipe organisasi. Ada banyak tipe manajer dengan tugas-tugas dan tanggung jawab yang bervariasi.
Menurut Stoner dan Freeman serta Gilbert JR dalam sebuah buku yang berjudul Manajemen menyatakan suatu pengertian Manajer (Manager) yaitu; Manajer adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengarahkan usaha yang bertujuan membantu organisasi dalam mencapai sasarannya.

Ø  Tingkatan-tingkatan manajer
            Tingkatan manajemen dalam organisasi akan membagi tingkatan manajer menjadi tiga golongan:
1.      Manajer garis pertama (First-Line) atau tingkatan pertama (First Level). Manajer garis pertama hanya membawahi pekerja operasional, mereka tidak membawahi manajer lain. Contoh dari manajer garis pertama adalah “mandor” atau pengawas produksi dalam suatu pabrik, pengawasan teknis dalam suatu bagian riset, dan pengawas dalam suatu kantor yang besar dan harap diingat, bahwa manajer garis pertama sering disebut Supervisor.
2.      Manajer menengah (Middle Manager). Sebutan untuk manajer menengah dapat mencakup lebih dari satu tingkatan dalam suatu organisasi. Manajer menengah mengarahkan kegiatan menajer lain dan kadang-kadang mengarahkan pekerja langsung. Tanggung jawabnya yang utama adalah mengarahkan kegiatan-kegiatan yang melaksanakan kebijakan organisasi. Misalnya manajer pabrik elektronika.
3.      Manajer Puncak (Top Manager) terdiri atas kelompok yang relative kecil, manajer puncak bertanggung jawab atas manajer keseluruhan dari organisasi. Mereka menetapkan kebijaksanaan operasional dan membimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya. Sebutan yang khas dari manajer puncak adalah “Cief Executive Officer/Drektur Utama, Presiden dan senior-vice-president”. Sebutannya berbeda-beda untuk perusahaan yang berbeda dan bukan merupakan petunjuk yang pasti mengenai keanggotaannya dalam manajemen puncak.

Ø  Manajer-Manajer Fungsional dan Umum
Atas dasar ruang lingkup yang dikelola, para manajer dapat diklasifikasikan sebagai manajer fungsional atau manajer umum. Manajer fungsional mempunyai tanggung jawab hanya atas satu kegiatan organisasi, seperti produksi, pemasaran, keuangan, kepegawaian (personalia), atau akuntansi.
Pada tingkatan manajemen yang lebih tinggi, manajer umum mengatur, mengawasi dan bertanggung jawab atas satuan kerja keseluruhan atau divisi operasi yang mencakup semua atau beberapa kegiatan-kegiatan fungsional satuan kerja.

Ø  Fungsi-Fungsi yang Dilaksanakan Manajer
Fungsi – fungsi majerial utama yang dibut oleh Henri Fayol:
  1. Perencanaan (Planning): Pemilihan/penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, metode, system, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
  2. Pengorganisasian (Organizing): Penentuan sumber daya dan kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi, perencanaan dan pengembangan organisasi/kelompok kerja akan dapat membawa hal-hal tersebut kearah tujuan, penugasan dan tanggung jawab tertentu dan kemudian pendelegasian wewenang yang diperlukan kepada individu untuk menjalankan tugas-tugasnya.
  3. Penyusunan Personalia (Staffing): penarikan, latihan dan pengembangan serta penempatan dan pemberian orientasi para karyawan dalam lingkungan kerja yang menguntungkan dan produktif.
  4. Pengarahan (Actualing / Directing / Leading): fungsinya untuk membuat /mendapatkan para karyawan melakukan apa yang diinginkan, dan harus dilakukan, melibatkan kualitas, gaya dan kekuasaan pemimpin serta kegiatan kepemimpinan.
  5. Pengawasan / Pengendalian (Controlling): Penemuan dan penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah diterapkan. Pengawasan Positif, mencoba untuk mengetahui apakah tujuan organisasi dicapai dengan efisien & efektif. Pengawasan Negatif, mencoba menjamin bahwa kegiatan yang tidak diinginkan /dibutuhkan tidak terjadi.
Ø  Kegiatan-Kegiatan Manajer
      Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan manajer dapat diklasifikasikan kedalam 4  kelompok : Pribadi, teknis, administrative dan interaksional.
Menurut Mitntzberg, pengelompokan perilaku-perilaku manajer dibagi menjadi 3 peranan :
  1. Pribadi dengan pemuka simbolis, pemimpin, perantara.
  2. Informasional dengan monitoring, penerus informasi, perwakilan.
  3. Pembuatan keputusan dengan wiraswasta, penangkal kesulitan, pengalokasian sumberdaya, negotiator.
Tugas-tugas penting manajer:
  1. Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain.
  2. Manajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan dan menetapkan prioritas-prioritas
  3. Manajer bertanggung jawab dan mempertanggungjawabkan
  4. Manajer harus berfikir secara analitis dan konsesual
  5. Manajer adalah seorang mediator
  6. Manajer adalah seorang politisi
  7. Manajer adalah seorang diplomat
  8. Manajer manggambil keputusan-keputusan sulit

a.      Peran manajer

Henry Mintzberg, seorang ahli riset ilmu manajemen, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok, yaitu:
  1. Peran antar pribadi
    Merupakan peran yang melibatkan orang dan kewajiban lain, yang bersifat seremonial dan simbolis. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah, pemimpin, dan penghubung.
  2. Peran informasional
    Meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi, serta peran sebagai juru bicara.
  3. Peran pengambilan keputusan
    Yang termasuk dalam kelompok ini adalah peran sebagai seorang wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya, dan perunding.
Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar, aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain.

b.      Keterampilan manajer

Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Ketiga keterampilan tersebut adalah:
1.      Keterampilan konseptual (conceptional skill)
Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan
organisasi.
2.      Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya.
3.      Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:
1.      Keterampilan manajemen waktu
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Waktu merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.
2.      Keterampilan membuat keputusan
Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun