Jumat, Mei 17, 2013

Rangkuman Akuntansi Part 11



AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

Dalam perusahaan kecil dan tidak banyak transaksi cukup menggunakan jurnal umum saja. Tetapi untuk perusahaan yang besar dan menggunakan transaksi yang sangat banyak maka diperlukan jurnal khusu yang biasa dikerjakan oleh satu orang saja. Jurnal khusus adalah adalah jurnal yang dibuat khusus untuk transaksi yang sering terjadi.

Macam-macam jurnal khusus yang sering digunakan, antara lain:
1.      Jurnal Khusus Penerimaan Kas: jurnal untuk mencatat semua transaksi yang berkaitan dengan penerimaan kas.
2.      Jurnal Khusus Pengeluaran Kas: Jurnal untuk mencatat semua transaksi yang berkaitan dengan pengeluaran kas.
3.      Jurnal Khusus Penjualan: jurnal untuk mencatat semua transaksi penjualan yang dilakukan secara kredit.
4.      Jurnal Khusus Pembelian: jurnal untuk mencatat semua transaksi pembelian yang dilakukan secara kredit.
5.      Jurnal Khusus/ Memorial: jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang tidak dimasukkan ke dalam jurnal khusus.
6.      Jurnal Umum atau buku harian: buku untuk mencatat transaksi secara permanen dan lengkap, yang disusun secara kronologis dari semua transaksi perusahaan.

Akuntansi Penjualan

1.      Penjualan Secara Tunai dengan PPN
Kas (Penjualan+PPN)         xxx
      Penjualan                                 xxx
      PPN Keluaran                          xxx

2.      Penjualan secara kredit dengan PPN
Piutang dagang (Penjualan+PPN)   xxx
      Penjualan                                             xxx
      PPN Keluaran                                      xxx

3.      Retur Penjualan
a.       Retur penjualan (tunai)
Retur penjualan           xxx
PPN Keluaran              xxx
            Kas                              xxx
b.      Retur penjualan (kredit)
Retur penjualan           xxx
PPN Keluaran              xxx
            Piutang Dagang                        xxx

4.      Potongan Penjualan
a.       Potongan Tunai Penjualan diberikan kepada pembeli yang melakukan pembelian secara tunai atau secara kredit, pembeli melakukan pembayaran pada masa periode potongan.
Kas                              xxx
Potongan penjualan     xxx
            Piutang dagang             xxx
b.      Potongan rabat terjadi jika penjual melakukan penjualan dalam jumlah besar. Pada kasus potongan rabat ini pihak penjual tidak akan mencatat potongan rabat yang diberikan kepada pembeli. Misal penjualan senilai Rp 5.000.000,00 dan potongan diberikan 30%. Maka harga jual yang dicatat bagi penjual adalah Rp 3.500.000,00.
Kas                              5.000.000,00
            Piutang Dagang                        5.000.000,00

5.      PPN Keluaran
PPN sebenarnya merupakan kewajiban dari pembeli, penjual hanya perantara atau pemungut pajak yang pada saatnya nanti harus menyetor hasil pungutannya kepada pemerintah. PPN keluaran bagi penjual merupakan utang pajak kepada pemerintah, karena PPN keluaran telah diteima penjual saat terjadi transaksi penjualan. Besarnya pajak yang harus dibayarkan kepada pemerintah adalah selisih PPN masukan (PPN yang sudah dibayarkan pada saat pembelian) dikurangi dengan PPN keluaran (pajak yang dipungut pada saat penjualan terjadi). Misal, PPN keluaran Rp 442.500 dan PPN Masukan Rp 147.500, maka Pajak yang terutang dan harus dibayar adalah Rp 295.000.
PPN Keluaran                    442.500
      PPN Masukan                          147.500
      Kas                                          295.000

Akuntansi Persediaan
Transaksi persediaan  berhubungan dengan transaksi pembelian dan penjualan barang. Transaksi pembelian perusahaan harus mencatat persediaan yang dibeli dan transaksi penjualan perusahaan harus mencatat barang barang dagangan yang dijual. Dalam mencatat persediaan terdapat dua metode, yaitu: Metode Fisik atau Periodik dan Metode Perpetual.
Metode Fisik: mutasi keluar masuk barang dagangan tidak dicatat artinya apabila terjadi transaksi pembelian dan penjualan barang, perusahaan tidak mencatat pada akun Persediaan Barang dagangan tapi menggunakan akun Pembelian pada saat terjadi transaksi membeli barang dan menggunakan akun Penjualan pada saat terjadi transaksi menjual barang. Hal ini berakibat saldo akun Persedian Barang Dagangan tidak bisa diketahui setiap waktu. Untuk mengetahui saldo akhir persediaan barang dagangan maka harus dilakukan perhitungan secara fisik (stock of name) pada akhir periode sehingga nilai persediaan akhir barang dagangan.
Metode Perpetual: pembelian dan penjualan barang dagangan selalu dicatat dalam akun Persediaan Barang Dagang sehingga saldo persediaan barang dagangan dapat diketahui setiap saat. Pada saat terjadi penambahan barang dagangan maka akun Persediaan Barang Dagangan didebet sebaliknya apabila terjadi pengurangan barang dagangan maka akun Persediaan Barang Dagang berada dikredit. Pada akhir periode tidak perlu dilakukan perhitungan secara fisik, namun tidak menutup kemungkinan dilakukan perhitungan untuk melakukan pencocokan antara jumlah fisik dan jumlah menurut catatan.


Perbedaan kedua metode pada saat pencatatan transaksi seperti berikut ini:
No.
Transaksi
Fisik/ Periodik
Perpetual
1.
Pembelian Barang dagangan
Pembelian barang dagang
         Kas/ utang usaha
Persediaan barang dagang
          Kas/ utang dagang
2.
Ongkos angkut pembelian
Ongkos angkut
Kas
Persediaan barang dagang
          Kas
3.
Retur pembelian
Kas/utang dagang
        Retur pembelian
Kas/ Utang dagang
          Persediaan barang dagang
4.
Potongan Pembelian
Utang dagang
        Potongan pembelian
        kas
Utang dagang
         Persediaan barang dagang
         Kas
5.
Menjual barang dagangan
Kas/ piutang
        penjualan
Kas/ piutang
        Penjualan
HPP
        Persediaan barang dagang
6.
Retur penjualan
Retur penjualan
        Kas/piutang dagang
Retur penjualan
        Kas/piutang dagang
Persediaan barang dagang
        HPP
7.
Potongan penjualan
Kas
Potongan penjualan
         Piutang dagang
Kas
Potongan penjualan
         Piutang dagang      
8.
Akhir bulan (penyesuaian)
HPP
        Persediaan barang dagang
HPP
        Pembelian barang dagang
HPP
        Ongkos angkut
Retur pembelian
        HPP
Potongan pembelian
        HPP
Persediaan barang dagang
          HPP


BUKU BESAR DAN BUKU PEMBANTU

Buku besar akan memberikan informasi mengenai saldo-saldo akun di dalam perusahaan. Buku besar dibagi menjadi dua, yaitu buku besar umum dan buku besar pembantu. Buku besar umum akan memuat data-data akuntansi secara garis besar, sedang buku besar pembantu memuat rincian dari buku besar umum. Buku besar pembantu ada dua, yaitu: buku besar pembantu dagang dan buku besar utang dagang. antara buku besar umum dan buku besar pembantu pada setiap bulan harus sama dengan saldo akun pembantunya.

NERACA SALDO
Neraca saldo: daftar saldo-saldo akun yang ada di buku besar yang merupakan pemindahan dari jurnal.
Manfaat neraca saldo: menunjukkan ringkasan akun-akun buku besar sehingga dapat manjadi sumber informasi yang benar untuk menyusun ;aporan keuangan, untuk menguji keseimbangan antara debet dan kredit dalam buku besar.

Prosedur membuat neraca saldo perusahaan dagang:
-          Memindahkan saldo-saldo setiap akun di buku besar
-          Saldo akun debet dipindahkan ke kolom debet dan slado akun kredit dipindahkan ke kolom kredit.

tanggal
keterangan
Ref
Debet
Kredit
2006
Agustus
1


2


3


4


8



9


11
Pembelian
        Utang dagang

Piutang dagang
        Penjualan

Piutang dagang
       Penjualan

Utang dagang
        Retur pembelian

Utang dagang
        Kas
        Potongan pembelian

Retur penjualan
       Piutang dagang

Kas
Potongan penjualan      
        Piutang dagang


160.000.000


50.000.000


80.000.000


20.000.000


140.000.000



10.000.000

160.000.000


50.000.000


80.000.000


20.000.000


113.720.000
2.800.000


10.000.000

49.500.000
500.000
        50.000.000









PENYELESAIAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

A.     Jurnal Penyesuaian
1.      Pada perusahaan dagang pada akhir periode harus dibuatkan jurnal penyesuaian karena ada beberapa hal pada akhir periode belum dicatat.
2.      Metode pencatatan secara fisik biasa digunakan oleh perusahaan yang menjual dan membeli barang dalam frekuensi yang cukup banyak tetapi dalam jumlah yang kecil seperti toko pengecar.Metode fisik atau periodik sangat sederhana, oleh karena itu dalam metode ini tidak menyediakan informasi mengenai jumlah persediaan setiap saat dan harga pokok barang yang sudah dijual (HPP)
3.      Jurnal penyesuaian: proses memasukkan hasil perhitungan fisik persediaan barang dagangan pada akhir periode. Untuk membuat jurnal penyesuaian kita harus ingat rumus HPP sebagai berikut.

HPP = Persediaan Awal + Pembelian – Persediaan Akhir

Jurnal penyesuaian (metode fisik ) yang harus dibuat untuk persediaan barang dagang pada akhir periode sebagai berikut:

Tanggal
Keterangan
Ref
Debet
Kredit

Harga Pokok Penjualan
        Persediaan Barang Dagang
(untuk memindahkan/ menutup persediaan awal ke dalam akun HPP)

Xxx

Xxx

Harga Pokok Penjualan
        Pembelian
        (untuk memindahkan/ menutup pembelian ke dalam akun HPP)

Xxx

Xxx

Persediaan Barang Dagang
        Harga Pokok Penjualan
        (mencatat saldo persediaan akhir)

Xxx

Xxx

Harga Pokok Penjualan
       Ongkos angkut pembelian
(untuk memindahkan/ menutup saldo akun ongkos angkut ke dalam akun HPP)

Xxx

xxx

Retur Pembelian
       Harga Pokok Penjualan
       (untuk memindahkan/ menutup saldo retur pembelian ke dalam akun HPP).

Xxx

xxx

Potongan Pembelian
       Harga Pokok Penjualan
(untuk memindahkan/ menutup saldo potongan pembelian ke akun HPP).





B.     Menyiapkan Neraca Lajur
Setelah menyiapkan jurnal penyesuaian, langkah berikutnya adalah neraca lajur atau kertas kerja. Proses penyusunan neraca lajarpun sama seperti pada perusahaan jasa. Bentuknya biasa 10 kolom atau 12 kolom.

1 komentar:

  1. Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami
    trading forex fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Kelebihan Broker Forex FBS
    1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
    2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
    3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

    Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
    -----------------
    Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
    Tlp : 082276603391
    BBM : 5364257D

    BalasHapus

komen o yo rek,, *suwun