Jumat, Mei 17, 2013

Rangkuman Akuntansi Part 8



EKUITAS

A.    Pengertian Ekuitas
Ekuitas adalah hak kepemilikan perusahaan sebagai akibat investasi yang dilakukan pemilik ke dalam perusahaan.

B.     Struktur ekuitas perusahaan tergantung pada badan usaha perusahaan, bentuk utama badan organisasi bisnis, yaitu:
1.      Perusahaan perorangan
Perusahaan perorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang, ekuitas perusahaan disebut dengan ekuitas atau modal pemilik.
2.      Persekutuan/ Firma
Perusahaan persekutuan/ firma adalah perusahaan yang pemiliknya terdiri dari dua atau lebih yang mengadakan kesepakatan untuk menjalankan usaha atas nama perusahaan. Orang yang menyetorkan modal ke perusahaan disebut sekutu sehingga modal persekutuan disebut dengan ekuitas atau modal sekutu. Sekutu mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas sehingga apabila rugi harta pribadi dapat dipakai untuk menutupi kerugian. Jurnal pada saat pembagian keuntungan:
Laba Berjalan              xxx
Modal A                      xxx
Modal B                      xxx
Modal C                      xxx
3.    Perseroan Terbatas
Perseroan: bentuk perusahaan yang kepemilikannya terbagi atas sejumlah saham, pemilik perusahaan lebih dari satu dengan kepemilikan tercermin pada jumlah sham yang dipegangnya. Perseroan dapat diklasifikasikan dari segi kepemilikannya sbb:
a.      Perseroan sektor publik: saham-sahamnya dimiliki oleh unit-unit pemerintah atau operasi bisnis yang dimiliki unit-unit pemerintah.
b.      Perseroan sektor swasta
1)      Bukan saham
Perseroan jenis ini bersifat nirlaba dan tidak menerbitkan saham seperti yayasan gereja, yayasan sosial, sekolah, dll.
2)      Saham
Perseroan yang menerbitkan saham untuk menunjukkan kepemilikan. Jenis perseroan terbagi menjadi dua, yaitu:
a)      Perseroan Tertutup (non-publik): perseroan yang sahamnya dipegang oleh beberapa orang pemegang saham (mungkin satu keluarga) dan tidak tersedia untuk pembelian umum.
b)     Perseroan terbuka (perusahaan publik): perseroan yang kepemilikannnya berbentuk saham  yang diperdagangkan di pasar modal.Ekuitas pemilik yang tercermin dalam neraca terdiri dari:
o   Modal disetor: jumlah setoran pemilik ke perusahaan sebesar nominal saham. Dilaporkan dlm bentuk modal saham.
o   Tambahan modal disetor: selisih jumlah setoran yang melebihi nilai nominal saham. Kelebihan ini bisa juga disebut dgn agio saham
o   Laba ditahan: akumulasi atau perolehan laba (rugi) sejak perusahaan berdiri sampai dgn periode akhir.

o   Sumber utama perubahan ekuitas adalah 1) kontribusi pemegang saham dan 2) laba (penghasilan) yang ditahan oleh perusahaan.
c.       Jenis-jenis saham (tanda hak milik perusahaan):
1)   Saham Biasa (common stock): saham dimana pemegangnya memiliki hak atas perseroan secara umum dan menanggung resiko terbatas atas kerugian dan menerima manfaat bila terjadi keuntungan. Saham ini tidak dijamin akan menerima dividen atau tidak dijamin atas pembagian aset bila terjadi likuditas namun memiliki hak suara terkait dengan penentuan kebijakan operasional perusahaan.
2)   Saham preferen (preferred stock): saham dimana pemegangnya memiliki hak-hak istimewa di perusahaan terutama terkait dengan pembagian dividen dan pembagian aset saat terjadi likuidasi perusahaaan. Pemegang akan mendapatkan dividen sebesar prosentase tertentu dari nilai pari atau nominalnya (tercantum dlm lembar saham preferen namun tidak memiliki hak suara dalam ha; penentuan kebijakan operasi perusahaan.
1)      Saham preferen atau saham biasa + tambahan modal disetor
Kas                                         xxx
            Modal Saham                                    xxx
            Agio/Disagio Saham              xxx
2)      Akuntansi penerbitan saham atas dasar pesanan
3)      Penerbitan saham dalam transaksi bukan tunai

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun