Jumat, Mei 17, 2013

Rangkuman Penyusunan Instrumen Penilaian



PENYUSUNAN INSTRUMEN RANAH KOGNITIF

1.      Aspek kognitif dibedakan atas enam jenjang menurut Taksonomi Bloom (1995):
a.       Pengetahuan (Knowledge): aspek yang paling dasar dalam Taksonomi Bloom disebut aspek ingatan, dalam aspek ini seseorang dituntut untuk dapat mengenali atau mengetahui adanya konsep, fakta atau istilah-istilah tanpa mengerti atau menggunakannya.
b.      Pemahaman (Comprehension): siswa dituntut memahami atau mengerti apa yang diajarkan, mengetahui apa yang sedang dikomunikasikan dan dapat memanfaatkan isinya tanpa keharusan menghubungkannya dengan hal-hal lain.
c.       Penerapan (Application): siswa dituntut kesanggupan ide-ide umum, tata cara, ataupun metode-metode, prinsip-prinsip, serta teori-teori dalam situasi baru dan konkret.
d.      Analisis (Analysis): siswa dituntut untuk dapat menguraikan suatu situasi atau keadaaan tertentu ke dalam unsur-unsur atau komponen komponen pembentukannya. Kemampuan dalam analisis diklasifikasikan atas 3 kelompok, yaitu: analisis unsur, analisis hubungan, dan analisis prinsip-prinsip yang terorganisasi.
e.       Sintesis (Synthesis): siswa dituntut untuk dapat menghasilkan sesuatu yang baru dengan jalan menggabungkan berbagai faktor yang ada.
f.       Penilaian (Evaluation): siswa dituntut untuk dapat mengevaluasi situasi, keadaan, pernyataan, atau konsep berdasarkan suatu kriteria tertentu.
2.      Kata kerja yang digunakan dalam domain kognitif:
No
Jenis Hasil Belajar
Indikator-indikator
Cara Pengungkapan
1.
Pengetahuan
Dapat menyebutkan/ menunjukkan lagi.
Pertanyaan/tugas/tes
2.
Pemahaman
Dapat menjelaskan/ mendefinisikan.
Pertanyaan/soal/tugas
3.
Penerapan
Dapat memberi contoh/ memecahkan masalah.
Tugas/persoalan/tes
4.
Analisis
Dapat menguraikan/ mengklasifikasikan
Tugas/menganalisis masalah
5.
Sintesis
Dapat menyimpulkan kembali, menggeneralisasikan
Tugas/persoalan
3.      Langkah-langkah penyusunan Tes Kognitif
a.       Menentukan standar kompetensi
b.      Menentukan kompetensi dasar
c.       Menentukan indikator-indikator sesuai SK dan KD
d.      Membuat tabek spesifikasi tes (kisi-kisi) pada domain kognitif
e.       Membuat butir tes sesuai dimensi dan indikator
f.       Melakukan uji coba butir tes
g.      Menguji persyaratan tes dan analisis butir.
h.      Menentukan skor untuk tiap butir
i.        Mengolah skor tes dengan menggunakan interpretasi Norma atau patokan dalam menentukan nilai peserta didik.

PENYUSUNAN INSTRUMEN TES PSIKOMOTORIK
1.      Pengertian Ranah Psikomotor: Menurut Bloom (1979) ranah psikomotor berhubungan dengan hasil belajar yang pencapaiannya melalui keterampilan manipulasi yang melibatkan otot dan kekuatan fisik. Jadi ranah psikomotor lebih menekankan pada kemampuan praktik.
2.      Bentuk tes psikomotorik:
a.       Tes paper and pencil
b.      Tes identifikasi
c.       Tes simulasi
d.      Tes unjuk kerja
3.      Jenis perangkat penilaian psikomotorik untuk mengamati unjuk kerja dapat berupa lembar observasi atau portofolio. Lembar portofolio dapat berupa check list ataupun raing scale.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun