Sabtu, November 01, 2014

Jurnal Penyesuaian



 Jenis-jenis Penyesuaian

Beberapa pos penyesuaian dapat dijabarkan dalam beberapa contoh berikut:
1. Beban yang masih harus dibayar (utang beban), yaitu beban yang sudah menjadi kewajiban tetapi perusahaan belum mencatat.
2. Piutang pendapatan, yaitu pendapatanyang sudah menjadi hak perusahaan
     tetapi belum dicatat.
3. Beban dibayar di muka (persekot), yaitubeban-beban yang sudah dibayar tetapi
sebagian beban sebenarnya harus dibebankan pada periode yang akan datang. Pencatatan bisa diakui sebagai beban dan juga bisa diakui sebagai aset.
4. Pendapatan diterima di muka (utang), yaitu pendapatan yang sudah diterima tetapi sebenarnya sebagian pendapatan itu untuk periode berikutnya.
5. Penyusutan (depresiasi), yaitu penggunaan aset tetap berwujud yang harus dibebankan pada suatu periode akuntansi.
6. Perlengkapan yang digunakan yaitu sebagian dari harga beli perlengkapan yang sudah digunakan selama satu periode. Perlengkapan yang digunakan menjadi beban perlengkapan.
7. Kerugian piutang, yaitu taksiran dari piutang usaha yang kemungkinan tidak bisa ditagih.

Jurnal Penyesuaian Persediaan Barang dagang dengan Pendekatan Ikhtisar Laba-Rugi
Pada sistem periodik, jurnal penyesuaian dicatat secara berkala, biasanya diakhir periode akuntansi. Untuk itu perlu bibuat jurnal penyesuaiannya dengan pendekatan  harga pokok penjualan dan ikhtisar laba-rugi. Pada sistem perpetual, transasksi dicatat saat barang dagang dibeli atau dijual. Oleh karena itu, sistem perpetual tidak membutuhkan jurnal penyesuaiaan. Jurnal penyesuaiaan dengan pendekatan ikhtisar laba-rugi hanya menyesuaikan persediaan barang dagang pada awal periode dan akhir periode.
a.       Persediaan Barang Dagang Awal
Pada akhir periode akuntansi, persediaan barang dagang awal disesuaikan dengan cara mendebet Akun Ikhtisar Laba-rugi dan mengkredit Akun Persediaan Barang Dagang. Tujuannya adalah untuk:
(1)   Memindahkan Akun Persediaan Barang Dagang awal dari akun riil menjadi Akun Laba-Rugi (nominal), dan
(2)   Me-nol-kan akun Persediaan Barang Dagang Awal karena barang tersebut terjual dan sebenarnya telah menjadi bagian dari harga pokok barang dagang.
b.      Persediaan Barang Dagang Akhir
Penyesuaian persediaan barang dagang akhir pada akhir periode akuntansi dilakukan dengan mendebet Akun Persediaan Barang Dagang dan mengkredit Akun Ikhtisar Laba-rugi. Tujuannya adalah untuk:
(1)   Memindahkan akun Persediaan Barang Dagang akhir dari akun riil menjadi Akun Laba-Rugi dan mengurangi harga pokok barang dagang yang dijual, dan
(2)   Menampilkan persediaan barang dagang akhir di neraca karena barang tersebut masih ada.







Jurnal Penyesuaian Persediaan barang Dagang dengan Pendekatan Harga Pokok Penjualan
Untuk membuat jurnal penyesuaian dengan pendekatan harga pokok penjualan,  harus diketahui unsur himpuanan harga pokok penjualan dan letak saldo normanya. Pembuatan jurnalnya adalah sebagai berikut.
a.       Persediaan barang dagang awal
Persediaan barang dagang awal merupakan unsur himpuanan harga pokok penjualan. Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
Harga Pokok Penjualan                             xxx
      Persediaan Barang Dagang (awal)                  xxx
b.      Pembelian
Pembelian merupakan unsur himpuanan harga pokok penjualan. Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
      Harga Pokok Penjualan                                   xxx
                  Pembelian                                                        xxx
c.       Beban Angkut Pembelian
Beban Angkut Pembelian merupakan unsur himpunan harga pokok penjualan. Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
      Harga Pokok Penjualan                                   xxx
                  Beban Angkut Pembelian                               xxx
d.      Retur Pembelian dan Pengurangan Harga
Retur pembelian dan pengurangan harga merupakan unsur himpunan harga pokok penjualan yang mengakibatkan HPP berkurang. Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
      Retur pembelian dan pengurangan harga        xxx
                  Harga Pokok Penjualan                                   xxx
e.       Potongan Pembelian
Potongan Pembelian merupakan unsur himpunan harga pokok penjualan yang mengakibatkan HPP berkurang. Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
      Potongan pembelian                                        xxx
                  Harga Pokok Penjualan                                   xxx
f.       Persediaan Barang dagang Akhir
Persediaan barang dagang harus dicatat disisi debet sedangkan harga pokok penjualan disisi kredit kerena persediaan barang dagang (akhir) mengurangi HPP. Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
      Persediaan Barang Dagang                             xxx.
                        Harga Pokok Penjualan                                   xxx







Contoh Soal Penyesuaian
Untuk PD Maju Terus terdapat informasi berikut.
Data Penyesuaian per 31 juli 2011 adalah sebagai berikut.
a.       Persediaan barang dagangan Rp 3.000.000,00.
b.      Perlengkapan yang telah digunakan sebesar Rp 900.000,00.
c.       Peralatan disusutkan sebesar Rp 100.000,00.
d.      Gaji yang masih harus dibayar sebesar Rp 200.000,00.
e.       Pendapatan yang masih harus diterima Rp 150.000,00.
Jurnal penyesuaiannya sebagai berikut.
1.      Jurnal penyesuaian dengan pendekatan ikhtisar laba rugi
Tanggal
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Juli
31

31

31

31

31

31
Ikhtisar laba rugi
       Persediaan Barang Dagang
Persediaan Barang Dagang
       Ikhtisar laba rugi
Beban Perlengkapan
       Perlengkapan
Beban penyusutan peralatan
        Akum penyusutan peralatan
Beban gaji
         Utang gaji
Bunga masih harus diterima
         Pendapatan bunga


Rp 2.750.000,00

Rp 3.000.000,00

Rp    900.000,00

Rp    100.000,00

Rp    200.000,00

Rp    150.000,00

Rp 2.750.000,00

Rp 3.000.000,00

Rp    900.000,00

Rp    100.000,00

Rp    200.000,00

Rp    150.000,00







2.      Jurnal Penyesuaian dengan pendekatan Harga Pokok Penjualan.
Tanggal
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
Juli
31

31

31


31


31

31
Harga Pokok Penjualan
       Persediaan Barang Dagang
Persediaan Barang Dagang
       Harga Pokok Penjualan
Retur Pembelian
Potongan Pembelian
       Harga Pokok Penjualan
Harga Pokok Penjualan
        Pembelian
        Beban Angkut Pembelian
Beban Perlengkapan
       Perlengkapan
Beban penyusutan peralatan
        Akum penyusutan peralatan
Beban gaji
         Utang gaji
Bunga masih harus diterima
         Pendapatan bunga


Rp 2.750.000,00

Rp 3.000.000,00

Rp 250.000,00
Rp 50.000,00

Rp 15.350.000,00


Rp    900.000,00

Rp    100.000,00

Rp    200.000,00

Rp    150.000,00

Rp 2.750.000,00

Rp 3.000.000,00


Rp 300.000,00

Rp 15.250.000,00
Rp 100.000,00

Rp    900.000,00

Rp    100.000,00

Rp    200.000,00

Rp    150.000,00







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun