Jumat, April 10, 2015

artiekel



Program Keluarga Berencana dan Kontroversinya


Sebuah program yang dibuat pemerintah untuk mengatur angka kelahiran sering disebut dengan istilah Keluarga Berencana (KB). Makna program keluarga berencana ini adalah untuk merencanakan jumlah anggota keluarga dengan mengatur jumlah kelahiran anak. Sehingga, semua lapisan masyarakat diajak untuk mengikuti program KB guna mengendalikan jumlah anggota keluarga mereka.

Program Keluarga Berencana mulai digalakkan oleh pemerintah pada tahun 1970an. Program ini menganggap jumlah anak yang ideal dalam sebuah keluarga adalah dua. Semboyan yang banyak dilontarkan adalah “dua lebih baik.” Dimana anak laki-laki atau perempuan tidak menjadi masalah asalkan dapat membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera.

Untuk mensukseskan program tersebut, pemerintah mengenalkan berbagai macam alat KB atau dikenal dengan istilah alat kontrasepsi. Masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih jenis alat kontrasepsi apa yang sesuai. Pemilihan ini tentunya harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena setiap jenis alat kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kelebihan dan Kekurangan Alat Kontrasepsi
Alat kontrasepsi banyak sekali jenisnya, berikut akan dijelaskan kelebihan dan kekurangan dari alat kontrasepsi yang banyak digunakan oleh masyarakat.
1.      Kondom
Merupakan semacam kantung karet yang terbuat dari bahan lateks. Kondom digunakan pada penis pria sebelum melakukan hubungan seksual. Kelebihannya adalah mudah untuk digunakan karena tidak perlu bantuan medis, dapat melindungi dari penyakit menular seksual dan tidak mempengaruhi hormon tubuh. Kekurangannya adalah kemungkinan terjadinya kebocoran, kurangnya sensasi seksual dan mungkin adanya alergi pada bahan pembuat kondom.
2.      Pil KB
Pil ini berisi hormon untuk mencegah ovarium mengeluarkan sel telur serta menghambat pergerakan sperma ke rahim. Kelebihannya dapat memberikan kuasa pada wanita untuk mengatur kehamilannya serta dapat mencegah kanker ovarium dan endometrium. Kekurangannya adalah pil ini harus diminum secara rutin serta tidak boleh digunakan oleh wanita dengan kondisi kesehatan tertentu seperti penderita jantung, paru-paru dan liver.
3.      Suntik (Injeksi)
Merupakan suntikan hormon guna mencegah kehamilan yang disuntikkan kepada wanita setiap tiga bulan sekali. Kelebihannya adalah tidak perlu direpotkan dengan alat kontrasepsi yang rumit. Kekurangannya adalah selama tiga bulan hormon tetap aktif pada tubuh wanita, sehingga perlu waktu untuk subur kembali.
4.      Susuk (Implant)
Implant adalah batang kecil berisi hormon yang ditempatkan pada bagian lengan wanita dibawah kulit. Horman yang dilepaskan pada implant ini berguna dalam mencegah pelepasan ovum. Kelebihannya adalah wanita tidak perlu melakukan disiplin tinggi seperti penggunaan pil KB. Kekurangannya adalah dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur.
5.      Spiral
Spiral atau juga disebut Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) atau Intra Uterine Device (IUD), merupakan alat kontrasepsi kecil yang ditempatkan pada rahim wanita. Keunggulan spiral adalah jangka waktunya panjang (maksimal lima tahun) serta kesuburan dapat cepat dikembalikan setelah wanita melepasnya. Kekurangannya adalah terkadang dapat terjadi pendaharan diluar siklus menstruasi.
6.      Sterilisasi
Sterilisasi pada pria disebut dengan vasektomi, vas deferens ditutup yang menjadikan sperma tidak keluar. Sedang pada wanita disebut tubektomi, saluran tuba falopi ditutup yang menjadikan sel telur tidak keluar. Kelebihannya adalah selamanya pasangan tidak perlu memikirkan alat kontrasepsi. Kekurangannya adalah metode ini bersifat permanen dan diperlukan operasi mayor oleh dokter.

Tujuan Program KB
Pemerintah sangat mendukung program ini dikarenakan berbagai tujuan yang dapat memberikan manfaat yang besar, diantaranya adalah sebagai berikut.
1.      Mengendalikan jumlah penduduk. Perlu sekali untuk menekan angka kelahiran, ini karena bangsa Indonesia dikenal memiliki penduduk yang sangat banyak. Jika laju pertumbuhan penduduk tidak ditekan maka akan menyebabkan ledakan penduduk yang berpengaruh buruk pada kondisi ekonomi negara.
2.      Mengatur jumlah anggota keluarga. Dengan memiliki jumlah anak yang terkendali maka diharapkan keluarga dapat lebih sejahtera, dan dapat mengantarkan anaknya untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
3.      Penggunaan alat kontrasepsi kondom dapat mencegah penyebaran penyakit menular seksual (PMS). Semua masyarakat perlu dikenalkan tentang bahaya PMS agar mereka dapat lebih berhati-hati dalam melakukan hubungan seksual.
4.      Kesehatan ibu dapat dijaga dengan mengatur waktu kelahiran. Seorang ibu perlu memberikan jarak yang cukup untuk dapat hamil kembali agar kesehatannya tetap terjaga.
5.      Menyadarkan masyarakat tentang slogan “banyak anak banyak rejeki” belum tentu benar, hal ini karena semakin banyak tanggungan keluarga maka semakin besar kebutuhan ekonomi yang harus ditanggung. Untuk itu, dengan mengatur jumlah keluarga diharapkan kebutuhan ekonomi keluarga dapat tercukupi dengan baik.


Kontroversi Program KB
Kontroversi ini terkait dengan perbedaan pendapat ulama islam tentang penggunaan alat kontrasepsi. Mengingat sebagian besar penduduk indonesia adalah beragama isalam. Ada beberapa ulama yang membolehkan dan ada pula yang mengharamkan. Setelah terjadi perdebatan maka secara umum dicapai kesepakatan sebagai berikut.
1.      Program KB menjadi haram jika tujuannya untuk mencegah kehamilan. Islam tidak memperbolehkan pembatasan kelahiran, apalagi jika karena alasan takut mikin atau tidak mampu menafkahi keluarganya. Bahkan islam menganjurkan untuk memperbanyak keturunan guna terbentuk masyarakat muslim yang baik.
2.      Program KB dibolehkan dengan tujuan untuk mengatur kelahiran. Dengan alasan:
a.      Sang wanita berbahaya jika hamil, misalnya dikarenakan terkena penyakit di dalam rahimnya. Maka diperbolehkan menggunakan alat kontrasepsi guna menjaga kesehatan.
b.      Sang wanita keberatan jika hamil lagi dan telah mimiliki banyak anak. Sehingga penggunaan alat kotrasepsi diperlukan agar anak mendapatkan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan yang selayaknya.
c.       Sang wanita mendapatkan izin dari suami. Dalam masalah anak atau keturunan suamilah yang memiliki hak untuk mengaturnya. Tentunya dengan hasil musyawarah pasangan suami istri tersebut bersama dokter yang terpercaya dalam menentukan alat kontrasepsi yang sesuai.

Selain hal di atas jenis alat kontrasepsi juga perlu diperhatikan hukumnya menurut islam. Menurut islam alat kontrasepsi yang sesuai adalah yang cara kerjanya mencegah kehamilan bukan menghentikan secara permanen, dapat dipasang sendiri atau oleh orang lain yang tidak haram memandang aurotnya. Selain itu bahan pembuat atau penyusun alat kontrasepsi harus berasal dari bahan yang halal, juga alat tersebut tidak menimbulkan gangguan kesehatan atau bahaya bagi penggunanya.
Alat kontrasepsi yang banyak diperkenalkan sekarang ini telah memenuhi kriteria yang disebutkan di atas. Oleh sebab itu dapat dibuat kesimpulan bahwa KB sebenarnya tidak bertentangan dengan hukum islam jika niatnya disesuaikan. Ada tiga cara melakukan KB yang sudah pasti dibolehkan dalam islam, yaitu:
1.      Sistem tanggal, yaitu melakukan hubungan seksual pada tanggal tertentu diluat masa subur wanita. Namun kebanyakan pasangan lupa kapan tanggal  mulai dan berakhirnya masa subur, sehingga diperlukan kecermatan agar dapat mengatur kehamilan.
2.      Coitus interuptus atau di dalam islam dikenal dengan istilah azl, yaitu menumpahkan sperma di luar vagina.
3.      Dengan kondom. Kondom memiliki fungsi yang mirip dengan azl, yaitu mencegah masuknya sperma ke dalam rahim.

Pada intinya, pelaksanaan program keluarga berencana ini perlu dimusyawarahkan dahulu antara suami dan istri serta perlu berkonsultasi dengan dokter yang ahli tentang masalah tersebut. Dengan demikian, akan terjadi kesepakatan dalam merencanakan waktu yang sesuai untuk hamil, jumlah anak, serta alat kontrasepsi yang sesuai. Tentu saja tujuan akhirnya untuk dapat membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera, serta dapat menjadikan anaknya memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun