Jumat, April 10, 2015

artikel..



Lamaran Kerja yang Baik

            Setiap orang pasti ingin memiliki pekerjaan sesuai dengan minat, harapan dan cita-cita yang telah diidamkan. Dengan pekerjaan yang mereka miliki diharapkan dapat digunakan sebagai mata pencaharian guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk memenuhi kebutuhan inilah banyak orang yang ingin memiliki penghasilan tetap setiap bulan yang ditawarkan  oleh sebuah perusahaan atau entitas formal. Banyak perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja di koran, internet, selebaran maupun pada job fair untuk mendapatkan pelamar kerja sesuai yang diinginkan perusahaan.
            Untuk mendapatkan suatu pekerjaan dari kowongan kerja yang ditawarkan suatu perusahaan tersebut, seseorang perlu memperhatikan hal penting yaitu membuat lamaran kerja yang baik. Mengapa lamaran kerja merupakan hal yang penting? Karena lamaran tersebut merupakan langkah awal bagi perusahaan untuk menyeleksi para pelamar. Untuk itu, dengan membuat lamaran kerja sebaik mungkin maka akan menjadi bekal yang baik untuk melangkah ke seleksi selanjutnya.
            Sebelum melakukan  lamaran kerja pada suatu perusahaan kita perlu memperhatikan beberapa hal untuk memastikan pekerjaan yang dilamar sesuai dengan diri kita. Hal ini penting karena jika kita senang dan menikmati pekerjaan kita, maka secara otomatis kita akan lebih semangat dalam menjalankan pekerjaan tersebut dan tentunya perusahaan tempat kita bekerja juga akan puas dengan hasil kerja yang dilakukan dengan penuh semangat.
            Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pekerjaan yang dipilih sesuai dengan keahlian diri. Jika kita memahami keahlian diri tentunya kita akan mengetahui pekerjaan yang sesuai untuk kita. Misal sesorang ahli di bidang akuntansi, maka sebaiknya kita melamar pada bidang yang mengurusi tentang akuntansi misal sebagai manajer akuntansi atau staf akuntansi. Hal ini penting karena jika kita memaksakan diri untuk melamar pada bidang yang tidak sesuai dengan kemampuan kita, maka peluang untuk diterima akan kecil dan walaupun diterima akan menyulitkan diri sendiri saat tes lebih lanjut. Hal yang kedua adalah kita harus memahami minat diri. Misal jika seseorang memiliki keahlian di bidang produksi dan pemasaran, dan orang tersebut lebih berminat di bidang produksi. Untuk itu, carilah lowongan pekerjaan yang membuka lowongan di bidang produksi, misal sebagai manajer maupun stafnya. Bila kita tidak memiliki minat pada suatu pekerjaan dan kita memaksakan, maka hasil kerja kita akan kurang maksimal karena tidak dilakukan sepenuh hati.
            Ketiga, kita harus memenuhi spesifikasi dari pelamar kerja yang diminta perusahaan. Biasanya pada info lowongan kerja diberikan spesifikasi orang yang dibutuhkan meliputi kriteria bidang pendidikan, kriteria usia, kriteria pengalaman, dan kriteria yang lain. Untuk itu, jika sudah merasa kriteria yang diminta terpenuhi maka segeralah melamar pada lowongan tersebut. Keempat, kita sebagai pelamar juga harus mengenal perusahaan yang membuka lowongan tersebut. Info tentang perusahaan bisa di cari di internet, hal ini untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut tidak sedang terlibat dengan masalah hukum, apakah perusahaan tersebut punya nama baik di masyarakat dan lain sebagainya. Jangan sampai kita melamar pada perusahaan yang memiliki masalah hukum berat, sehingga kita akan terkena dampaknya. Selain itu kita juga memperhatikan tempat atau lingkungan perusahaan tersebut berada, jangan sampai tempat tinggal kita sulit menjangkau perusahaan tempat kerja.
            Setelah kita memilih dan mendapatkan lowongan kerja yang sesuai, maka langkah selanjutnya adalah membuat lamaran kerja. Lamaran kerja yang baik adalah lamaran kerja yang sesuai dengan standar lamaran kerja pada umumnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat lamaran kerja adalah sebagai berikut.
1.      Jangan sampai membuat kesalahan penulisan ejaan pada lamaran yang diajukan.
Hal ini penting, karena ini menunjukkan ketelitian. Misal ada beberapa pelamar yang memiliki spesifikasi yang sama, namun lamaran kerja pada salah satu pelamar terdapat kesalahan ejaan. Tentunya perusahaan akan memilih pelamar yang lamaran kerjanya tidak terdapat kesalahan.
2.      Gunakan bahasa yang baik, benar,efektif serta mudah untuk dibaca dan dipahami. Perusahaan pasti menerima banyak lamaran kerja, pemeriksa yang bertugas menyeleksi lamaran dari pelamar tersebut tentunya menginginkan lamaran kerja yang simpel tapi efektif dan tidak bertele-tele dalam mengungkapkan materi lamaran.
3.      Tuliskan surat lamaran dengan diketik rapi, kecuali perusahaan meminta untuk menggunakan tulisan tangan. Mengapa lebih baik diketik menggunakan komputer dari pada ditulis tangan? Hal ini karena kebanyakan jika ditulis tangan hasilnya akan kurang rapi, apalagi kalau ada tipex untuk membenarkan tulisan yang salah. Hal ini akan mengganggu tampilan fisik surat sehingga pemeriksa lamaran juga akan merasa kurang tertarik.
4.      Tuliskan pihak dituju dengan tepat. Pihak yang dituju misalnya kepala bagian personalia, manajer sumber daya manusia, manajer HRD atau langsung kepada pimpinan perusahaan. Hal ini disesuaikan dengan info lowongan kerja yang ada.
5.      Tuliskan spesifikasi kerja yang diinginkan dengan benar. Hal ini akan memberikan info kepada perusahaan tentang jenis pekerjaan yang ingin dilamar. Jangan sampai melakukan kesalahan fatal dengan menulis jenis pekerjaan yang tidak sesuai atau tidak diinginkan.
6.      Tuliskan karakteristik diri yang membuat perusahaan tertarik lebih jauh untuk mengetahui pelamar lewat wawancara apabila memang ada. Tuliskan secara spesifik yang menunjukkan keistimewaan Anda dan yang menunjukkan perbedaan dengan pelamar lain.
7.      Lampirkan lampiran yang perlu dilampirkan sesuai dengan info lowongan kerja yang ada. Jangan melampirkan dokumen-dokumen yang tidak dibutuhkan. Misalnya pelamar diminta melampirkan ijazah terakhir yaitu ijazah S1, untuk itu ijazah SD-SMA tidak perlu untuk dilampirkan. Lampiran yang sering diminta untuk dilampirkan adalah: daftar riwayat hidup atau CV (curriculum vitae), ijazah terakhir, sertifikat pelatihan, pas foto terbaru, surat keterangan kesehatan dari dokter, dan surat keterangan catatan kepolisian.
8.      Lampiran berupa CV meliputi:
a.      Identitas pribadi pelamar: nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat, nomor telepon/HP, e-mail, status perkawinan. Jangan sampai salah dalam menuliskan nomor HP, hal ini karena perusahaan sering menghubungi balik pelamar lewat panggilan HP untuk informasi seleksi lebih lanjut. Untuk itu, jangan sampai nomor HP yang dicantumkan tidak aktif atau sulit untuk dihubungi.
b.      Riwayat pendidikan pelamar: sekolah formal (SD, SMP, SMA, S1 dsb) dan sekolah non formal (pelatihan atau kursus yang mendukung profesi).
c.       Pengalaman kerja: profesi kerja yang pernah digeluti. Pelamar yang memiliki pengalaman kerja yang banyak dan sebidang dengan pekerjaan yang dilamar tentunya memiliki nilai lebih dibandingkan pelamar yang belum memiliki pengalaman kerja.
9.      Pas foto merupakan lampiran yang selalu diminta dalam lamaran kerja. Lampirkan foto yang formal, rapi dan menarik, karena penampilan merupakan salah satu hal yang mempengaruhi penyeleksi berkas lamaran kerja. Jika ada dua pelamar yang meniliki spesifikasi yang sama, namun salah satu pelamar melampirkan foto yang kurang rapi dan terkesan asal-asalan, tentu saja penyeleksi akan memilih pelamar yang melampirkan foto rapi dan menarik.
            Tahap terakhir setelah lamaran kerja dibuat adalah mengirimkannya kepada perusahaan atau entitas formal yang dituju. Pengiriman ini biasanya lewat pos atau email tergantung permintaan dari perusahaan yang membuka lowongan. Ketika mengirim lewat pos, pastikan alamat yang dituju telah benar agar tidak terjadi salah kirim. Sedangkan kalau mengirim lewat email pastikan alamat email yang dituju telah benar. Selagi menunggu balasan dari perusahaan, maka sebaiknya kita mempersiapkan diri untuk tahap seleksi selanjutnya. Hal ini karena biasanya perusahaan juga menyelenggarakan tes psikologi dan wawancara  jika syarat lamaran awal sudah terpenuhi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun