Jumat, April 10, 2015

artikel...



Cara Mudah Menyusun Naskah Timun Mas

Jika kalian suka membaca cerita rakyat atau legenda, maka tentunya sudah tidak asing lagi dengan cerita timun mas. Legenda timun mas ini merupakan cerita asli Indonesia, yaitu dari Jawa Tengah. Media untuk menceritakan timun mas ini pun banyak sekali. Misal melalui komik, teks cerita, video film, ataupun drama. Dalam melakukan pementasan legenda ini ke dalam sebuah drama, maka perlu dibuat naskah drama. Bagaimana cerita dan cara menyusun naskah timun mas agar drama yang disajikan lebih menarik? Simak selengkapnya dibawah ini.

Legenda Timun Mas

Legenda timun mas menceritakan tentang raksasa bernama Buto Ijo yang ingin memakan seorang gadis bernama Timun Mas. Awal kisahnya ada pasangan suami istri petani yang sudah lama menikah namun belum dikaruniai anak. Sehingga setiap hari mereka memohon agar diberikan anak oleh Yang Maka Kuasa. Kemudian Buto Ijo mendengar permohonan mereka, dan ia menghampiri pasangan suami istri tersebut dan memberikan sebuah biji mentimun.

Buto Ijo mengatakan bahwa jika mereka mau menanam biji itu maka mereka akan mendapatkan anak perempuan. Namun, setelah umur 17 tahun anak tersebut akan diminta kembali oleh Buto Ijo untuk dijadikan hidangannya. Karena pasangan suami istri tersebut sangat menginginkan anak, maka mereka mau saja menerima perjanjian tersebut.

Sesudah ditanam, biji tersebut tumbuh besar dan subur hingga akhirnya berbuah mentimun yang berwarna keemasan. Setelah beberapa lama mentimun yang ditanam telah masak, dan pasangan suami istri tersebut memetiknya. Kemudian mereka membuka mentimun yang berwarna keemasan dengan sangat hati-hati. Alangkah terkejutnya mereka saat mengetahui bahwa di dalam mentimun terdapat seorang bayi perempuan yang cantik rupawan. Pasangan suami istri itu sangatlah bahagia, dan mereka menamainya Timun Mas karena kenangannya tentang biji timun emas yang ditanam.

Tahun demi tahun pun berlalu, Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik, selalu ceria, berhati baik, dan suka membantu orang tuanya. Kedua orang tuanya sangat bangga padanya, namun mereka semakin hari semakin cemas karena Timun Mas akan mendekati usianya yang ke 17 tahun. Benar saja, satu minggu sebelum Timun Mas berusia 17 tahun, Buto Ijo datang menghampiri pasangan petani tersebut. Ia mengingatkan bahwa satu minggu lagi Timun Mas akan dibawanya.

Pasangan petani menjadi sangat sedih, kemudian sang istri segera lari ke gunung untuk menemui orang mahir yang bertapa disana. Sang istri menceritakan semuanya pada orang mahir itu. Setelah itu sang istri diberikan empat kantong yang berisi garam, jarum, biji mentimun dan terasi. Ia mengatakan agar Timun Mas melemparkan satu persatu benda tersebut saat dikejar Buto Ijo.

Hari-haripun berlalu dengan penuh kecemasan, Timun Mas yang berhati baik selalu menguatkan orang tuanya bahwa ia akan baik-baik saja karena ada empat benda ajaib yang akan digunakan melawan Buto Ijo. Hari yang ditunggu pun telah tiba, Buto Ijo datang ke depan rumah petani dan sang suami menemuinya seraya bercakap-cakap untuk mengulur waktu. Sang istri mengantar Timun Mas untuk segera lari dari pintu belakang rumahnya.

Karena merasa pasangan petani mengulur-ngulur waktu, Buto Ijo sadar bahwa Timun Mas lari, tercium dari baunya yang semakin menjauh. Akhirnya Buto Ijo segera menyusul Timun Mas yang lari ke hutan. Pasangan suami istri petani hanya bisa mendoakan agar putrinya selamat.

Timun Mas terus berlari sekencangnya, namun karena langkah Buto Ijo yang panjang akhirnya ia hampir tersusul. Saat Timun Mas merasa Buto Ijo semakin dekat, ia sangat ketakutan dan melemparkan benda yang pertama yaitu garam. Seketika itu terhamparlah sebuah lautan yang luas, Buto Ijo dengan susah payah untuk bisa melaluinya.

Timun Mas melanjutkan larinya, namun Buto Ijo berhasil melalui lautan yang luas itu dan segera menyusulnya. Saat sudah kembali dekat, Timun Mas melemparkan jarum ke arah Buto Ijo. Seketika juga hutan bambu yang penuh duri pun muncul dan berhasil membuat Buto Ijo kesakitan tertusuk-tusuk oleh duri.

Dengan penuh kesakitan, lagi-lagi Buto Ijo berhasil melewati rintangannya dan hampir mengejar Timun Mas. Karena Timun Mas merasa Buto Ijo sudah kembali dekat, ia melemparkan biji mentimun. Lalu tumbuhlah mentimun dengan buah yang besar dan segar layaknya kebun yang sangat terawat. Buto Ijo yang saat itu sudah kelelahan mengejar Timun Mas akhirnya tergoda untuk makan mentimun itu. Karena kebanyakan makan, raksasa akhirnya tertidur. Setelah cukup jauh berlari, Timun Mas merasa sangat kelelahan dan celakanya Buto Ijo sudah terbangun dari tidurnya.

Suara Buto Ijo yang meraung karena merasa terus dibodohi menggelegar, Timun Mas semakin takut karena benda ajaib yang tersisa tinggal satu. Akhirnya setelah Buto Ijo dekat, dengan penuh harap Timun mas melemparkan terasi. Lagi-lagi keajaiban muncul, sebuah danau lumpur yang luas terhampar. Tangan Buto Ijo yang hampir menggapai Timun Mas sedikit demi sedikit tertarik ke dasar lumpur dan pada akhirnya tenggelam. lumpur tersebut akhirnya mengeras dan menahan Buto Ijo selama-lamanya.

Orang tua Timun Mas sangat bahagia, karena putrinya selamat dari kejaran Buto Ijo. Mereka sangat bersyukur kepada Tuhan atas nikmat yang diberikan tersebut. Sejak saat itu, mereka hidup dengan sangat bahagia tanpa rasa takut lagi.

Cara Menyusun Naskah Drama Timun Mas

Cerita Timun Mas sering dijadikan sebuah drama dalam suatu pementasn seni. Walaupun sudah lama, cerita ini masih sangat menarik untuk ditampilkan. Untuk melakukan pementasan drama, salah satu hal penting yang perlu dipersiapkan adalah naskahnya. Dalam menyusun naskah drama dari sebuah cerita, maka perlu memperhatikan hal-hal berikut ini.

1.       Naskah drama ditulis dalam bentuk dialog, untuk itu cerita perlu dipahami kemudian menentukan dialog yang pas. Selain itu perlu juga ditentukan prolog, sebagai penjelas sebelum atau sesudah adanya dialog dari para pemeran drama.
2.       Tentukan tokoh-tokoh yang akan berperan yang terdiri dari peran utama dan peran pembantu. Dalam cerita timun mas, peran utama tentunya adalah Timun Mas, Raksasa, Ibu Timun Mas, dan Ayah Timun Mas. Sedangkan peran pembantu misalnya warga kampung tetangga Timun Mas yang mungkin menyapa mereka.
3.       Selain dialog, atur juga perilaku atau aktivitas seperti apa yang akan dilakukan oleh para pemeran. Watak dari para pemeran juga perlu ditetapkan agar peran yang dimainkan dapat lebih maksimal.
4.       Menentukan latar yang digunakan dalam naskah drama. Latar dalam cerita Timun Mas biasanya terdiri dari Rumah-rumah di desa Timun Mas, Kebun, Hutan tempat Raksasa tidur dan tempat pelarian Timun Mas.
5.       Tentukan alur cerita sesuai urutan yang jelas dan masuk akal agar mudah dipahami oleh orang yang melihat drama.
6.       Setelah naskah tersusun, baca ulang naskah untuk memperbaikinya jika ada hal yang salah atau kurang sesuai. Mendiskusikan naskah drama dengan teman agar diberikan masukan juga dapat menjadi pilihan yang tepat untuk dapat memperbaikinya. Sehingga pada akhirnya tersusunlah sebuah naskah yang baik dan menarik.

Tips Menampilkan Drama Agar Lebih Menarik

Naskah drama yang bagus akan sia-sia jika saat ditampilkan terlihat kurang menarik. Untuk itu dalam menampilkan sebuah drama perlu diperhatikan beberapa hal sebagai berikut.

1.       Jangan menggunakan naskah yang asal comot dari internet atau buku, itu akan terasa kurang menarik. Selain itu, pementasan akan terkesan datar karena tidak memunculkan keunikannya tersendiri.
2.       Pilihlah pemeran yang sesuai dengan karakter atau watak tokoh yang diperankan. Misalnya pemeran raksasa Buto Ijo harus orang yang tinggi besar dan memiliki karakter yang kuat dan bengis.
3.       Persiapkan segala properti yang akan digunakan dalam latar dan aktivitas yang ada pada drama. Properti bisa dibuat semirip mungkin dengan aslinya agar penonton terbawa oleh suasana cerita.
4.       Lakukan beberapa kali latihan agar semuanya siap. Penggunaan properti saat latihan sangat disarankan agar pemeran tidak hanya latihan dialog saja, tapi juga latihan agar tidak kikuk dalam menggunakan properti yang disediakan.
5.       Jaga kekompakan antar berbagai pihak yang berperan serta dalam drama, agar semuanya dapat berjalan sesuai rencana.

Demikianlah informasi tentang seperti apa legenda timun mas dan bagaimana penulisan naskah timun mas agar drama dapat lebih menarik. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan membuat cerita ataupun drama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun