Kamis, September 15, 2016

Aktiva Tetap



MASALAH KHUSUS AKTIVA TETAP

Jual Beli Aktiva Tetap antar Perusahaan Afiliasi
            Ditinjau dari segi pihak yang melakukan penjualan dan pihak yang melakukan pembelian maka jual-beli aktiva tetap antar perusahaan afiliasi ini dapat dikelompokan menjadi 3, yaitu:
1.    Perusahaan induk menjual aktiva tetap kepada perusahaan anak (donwstream sales)
2.    Perusahaan anak menjual aktiva kepada perusahaan induk (upstream sales)
3.    perusahaan anak yang satu menjual aktiva tetap kepada perusahaan anak yang lain
Dalam jual beli barang dagangan laba kotor yang sudah diakui oleh penjual tersebut akan direalisasi melalui penjualan kepada pihak luar.  Jadi laba kotor baru direalisasi pada saat barang dagangan tersebut dijual kepada pihak luar.  Di lain pihak di dalam jual-beli aktiva tetap laba kotor tersebut akan direalisasi melalui 2 cara, yaitu:
1.      Dengan depresiasi, terjadi pada jual-beli aktiva tetap yang umurnya terbatas.
2.      Dengan penjualan kepada pihak luar, terjadi pada jual-beli aktiva tetap baik yang umurnya terbatas maupun tidak.
            Pada umumnya laba kotor yang timbul dalam jual-beli barang dagangan akan direalisir selama satu periode, kecuali jika pada akhir periode masih ada barang dagangan yang  belum dijual kepada pihak luar.  Jangka waktu realisasi laba penjualan aktiva tetap akan tergantung pada umur aktiva tetap yang bersangkutan. Untuk aktiva tetap yang umurnya tidak terbatas (tidak dapat disusut) laba tersebut  baru akan direalisir  pada saat aktiva tetap tersebut dijual kepada pihak lain. Sebaliknya laba  penjualan aktiva tetap yang umurnya terbatas (dapat disusut) akan direalisir secara bertahap selama  umur ekonomis aktiva tetap yang bersangkutan.  Realisasi ini akan tercermin di dalam beban (biaya) penyusutan yang di dalamnya sudah termasuk unsur laba yang sudah diakui penjual.

Perusahaan Induk Menjual Aktiva Tetap kepada Perusahaan Anak
Aktiva Tetap yang Umurnya Tidak Terbatas
1.      Pada saat Jual Beli Tanah
Perusahaan Induk (penjual)
Kas                                               xxxx
     Tanah                                                  xxxx
     Laba Penjualan tanah                          xxxx
Perusahaan anak (pembeli)
Tanah                                           xxxx
     Kas                                                      xxxx

Pengaruh selanjutnya serta perlakuan akuntansi selanjutnya terhadap laba penjualan tanah tersebut akan tergantung pada metode pencatatan investasi yang dipakai perusahaan induk, yaitu:
a.    Metode Pemilikan
           Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode kepemilikan maka laba penjualan tanah yang belum direalisir tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap laba dari perusahaan anak dan akan dicatat:
Laba dari perusahaan anak                                    xxxx
       Investasi sahan perusahaan anak                                 xxxx
        Dengan adanya jurnal penyesuaian tesebut maka laba perusahaan induk sudah tidak terpengaruh lagi dengan laba penjualan tanah. Di dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi laba penjualan aktiva tetap tersebut juga harus dieliminasi dengan jurnal eliminasi :
Laba penjualan aktiva tetap                                   xxxx
       Tanah                                                                          xxxx
Dengan adanya jurnal eliminasi ini berarti di dalam laporan rugi laba konsolidasi tidak akan disajikan rugi laba penjualan tanah yang terjadi karena penjualan aktiva tetap kapada perusahaan anak.

b.      Metode Harga pokok
      Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode harga pokok, maka perusahaan induk tidak perlu membuat catatan (penyesuaian) yang berhubungan dengan laba penjualan tanah tersebut.  Hanya pada saat penyusunan laporan  keuangan gabungan untuk periode yang bersangkutan perusahaan induk harus membuat  jurnal eliminasi
Laba Penjualan aktiva tetap                      xxxx
                  Tanah                                                                          xxxx
Jurnal eliminasinya sama dengan di dalam metode pemilikan

2.    Selama Pemilikan Tanah oleh Perusahaan Anak
a.       Metode pemilikan
      Karena di dalam metode pemilikan ini perusahaan induk telah memperlakukan laba penjualan tanah sebagai pengurang laba dari perusahaan anak maka laba ditahan perusahaan induk menjadi tidak terpengaruh lagi dengan laba penjualan tanah tersebut.  Dengan demikian rekening yang terpengaruh adalah rekening investasi saham perusahaan  anak (pada perusahaan induk) dan tanah  (pada perusahaan anak).  Selama pemilikan tanah tersebut perusahaan induk tidak perlu membuat catatan yang berhubungan dengan transaksi tersebut.  Hanya pada saat akan menyusun laporan keuangan konsolidasi perlu dibuat jurnal Reeliminasi:
     Investasi saham PT. Y                                             xxxx
              Tanah                                                                          xxxx
b.    Metode Harga Pokok
      Karena didalam metode harga pokok ini perusahaan induk tidak membuat catatan yang berhubungan dengan laba penjualan tanah maka berarti laba ditahan perusahaan induk akan terlalu besar.

3.    Pada Saat Tanah Dijual kepada Pihak Lain
a.       Metode Pemilikan
      Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode pemilikan maka pada saat tanah tersebut dijual kepada pihak lain perusahaan induk akan mencatat laba yang menjadi bagiannya (hak)nya dan mencatat realisasi atau laba penjualan tanah perusahaan induk pada perusahaan anak.  Jadi jurnal yang diperlukan adalah:
1)      Untuk mencatat laba penjualan tanah perusahaan anak kepada perusahaan lain, yang menjadi haknya :
     Investasi saham perusahaan anak                                    xxxx
                     Laba dari perusahaan anak                                                      xxxx
2)    Untuk mencatat realisasi laba penjualan tanah perusahaan induk kepada perusahaan anak
     Investasi saham perusahaan anak                                    xxxx
                     Laba dari perusahaan anak                                                      xxxx
Dalam rangka penyusunan laporan keuangan konsolidasi perusahaan induk harus membuat jurnal eliminasi untuk mengakui realisasi laba penjualan tanah, yaitu:
Investasi saham perusahaan anak                                     xxxx
         Laba  perusahaan anak                                                            xxxx
Jurnal eliminasi ini mirip dengan jurnal eliminasi yang dibuat selama pemilikan tanah yaitu:
     Investasi saham perusahaan anak                                    xxxx
         Tanah                                                                                      xxxx
b.      Metode harga Pokok
      Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode harga pokok maka perusahaan induk tidak perlu mencatat realisasi laba penjualan tanah tersebut.  Realisasi tersebut baru akan diakui malalui jurnal eliminasi :
     Laba ditahan                                                                                    xxxx
                        Laba penjualan tanah                                                              xxxx

Aktiva Tetap yang Umurnya Terbatas
1.      Pada saat jual beli terjadi
      Untuk periode terjadinya penjualan aktiva tetap, akibat dan perlakuan akuntansinya akan sama dengan akibat penjualan aktiva tetap yang tidak dapat disusut.
2.      Selama kepemilikan dan pemakaian oleh perusahaan anak
      Selama pemakaian aktiva perusahaan anak (pembeli) akan mengakui penyusutan berdasarkan harga beli dari perusahaan induk. Jadi dalam penyusutan tersebut sudah termasuk laba yang diakui perusahaan induk. Dengan demikian penyusutan tersebut pada dasarnya merupakan realisasi bertahap terhadap laba penjualan aktiva tetap. Jadi beban penyusutan yang diakui perusahaan ini terlalu besar. Hal ini berakibat labanya terlalu kecil. Perlakuan akuntansi selanjutnya dan juga eliminasi akan tergantung pada metode pencatatan yang diakui perusahaan induk, yaitu:
a.      Metode pemilikan
            Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode pemilikan berarti perusahaan induk sudah mencatat bagian dari laba perusahaan anak yang menjadi haknya. Karena laba perusahaan anak tersebut terlalu kecil maka laba yang diakui oleh perusahaan induk juga terlalu kecil. Oleh karena itu perusahaan induk sebaiknya mencatat realisasi laba tersebut sebagai penambahan laba dari perusahaan anak melalui jurnal penyesuaian:
Investasi – saham perusahaan anak                            xxxx
           Laba dari perusahaan anak                                          xxxx
Dalam rangka penyusunan laporan konsolidasi keuangan perusahaan induk harus membuat jurnal eliminasi:
Investasi – saham perusahaan anak                            xxxx
Akumulasi penyusutan                                               xxxx
           Aktiva tetap                                                                xxxx
            Dengan adanya realisasi dan perlakuan seperti tersebut diatas berarti:
·         Terlalu kecil saldo rekening investasi akan semakin kecil dengan jumlah yang sama, yang pada akhirnya akan habis seluruhnya (terlalu kecil) pada saat seluruh harga pokok aktiva tetap tersebut habis disusut saldo rekening  investasi sudah benar (tidak terlalu kecil lagi)
·         Terlalu besarnya nilai aktiva tetap neto semakin kecil dengan jumlah yang sama, yang pada akhirnya juga akan habis pada saat seluruh harga perolehan aktiva tetap habis disusut.


Perusahaan Anak Menjual Aktiva Tetap kepada Perusahaan Induk
Penjualan Aktiva Tetap yang Tidak Dapat Disusutkan (Tanah)
1.      Dalam Periode Jual Beli

a.       Metode pemilikan

Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode pemilikan maka sebaiknya perusahaan induk memperlakukan laba penjualan aktiva tetap yang sudah diakui oleh perusahaan anak tersebut sebagai penyesuaian terhadap laba dari perusahaan anak. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa laba penjualan aktiva tetap yang menjadi haknya adalah hanya sebagian, yaitu proporsional dengan prosentase pemikiran saham perusahaan anak. Dengan demikian berarti perusahaan induk hanya mengakui laba dari perusahaan anak tidak termasuk penjualan tanah. Dalam rangka penyusunan laporan keuangan konsolidasi untuk periode yang bersangkutan, perusahaan induk akan mengeliminasi laba atau rugi penjualan tanah tersebut. Apabila perusahaan menyusun laporan keuangan konsolidasi secara lengkap ( laporan rugi-laba, laporan perubahan laba ditahan dan neraca), yang berarti buku tahun yang bersangkutan belum ditutup maka jurnal eliminasi yang dibuat adalah:
Laba Penjualan Tanah                                    xxxx
                  Tanah                                                              xxxx

b.      Metode Harga Pokok

Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode harga pokok maka tidak perlu membuat jurnal penyesuaian. Jurnal eliminasi untuk mengeliminasi laba penjualan tanah dalam periode terjadinya jual beli sama saja dengan metode pemilikannya.
2.      Selama Pemilikan
      Baik dalam metode pemilikan maupun metode harga pokok, laba penjualan tersebut akan berakibat sama ,yaitu tanah perusahaan induk terlalu besar sebesar laba yang sudah diakui perusahaan anak dan laba ditahan perusahaan anak juga terlalu besar dengan jumlah yang sama.

3.      Dalam periode tanah dijual kembali kepada perusahaan lain
a.       Metode pemilikan
Apabila perusahaan induk menggunakan metode pemilikan, maka perusahaan induk sebaiknya mengakui laba penjualan tanah yang sekarang sudah direalisasi dan sudah menjadi haknya, sebagai penyesuaian (penambah) terhadap laba dari perusahaan anak periode yang bersangkutan dengan jurnal:
Investasi saham perusahaan anak                    xxxx
           Laba dari perusahaan anak                              xxxx
Dalam rangka penyusunan laporan keuangan konsolidasi perusahaan induk harus membuat jurnal eliminasi untuk mengakui realisasi laba penjualan tanah tersebut, yaitu:
Laba ditahan                                                  xxxx
                  Laba penjualan tanah                                      xxxx

b.      Metode harga pokok

Apabila perusahaan induk menggunakan metode harga pokok maka tidak perlu mengakui realisasi laba penjualan tanah yang menjadi haknya. Realisasi laba penjualan tanah tersebut baru diakui melalui jurnal eliminasi.


Penjualan Aktiva Tetap yang Dapat Disusutkan

1.      Dalam Periode jual beli

a.       Metode pemilikan

      Apabila perusahaan induk mencatat dengan metode pemilikan maka sebaiknya perusahaan induk memperlakukan laba penjualan aktiva tetap yang belum direalisasi yang menjadi haknya sebagai penyesuaian (pengurangan) terhadap laba dari perusahaan anak. Selanjutnya setiap tahun akan memperlakukan laba penjualan aktiva tetap yang sudah direalisasi yang menjadi haknya tersebut sebagai penambah laba dari perusahaan anak, tentu saja hanya sebesar bagian perusahaan induk. Realisasi laba penjualan aktiva tetap yang menjadi hak perusahaan  induk tersebut akan dicatat:

     Investasi saham perusahaan anak                    xxxx
                 Laba dari perusahaan anak                                          xxxx
Dalam rekening penyusunan laporan konsolidasi maka semua akibat yang ditimbulkan oleh transaksi tersebut harus dieliminir, disamping rekening timbal balik. Akibat tersebut adalah :
1)      Didalam buku – buku perusahaan induk:
Rekening didalam pembukuan perusahaan induk yang terpengaruh meliputi :
1.      Aktiva tetap. Rekening ini akan terlalu besar sebesar laba yang diakui oleh perusahaan anak
2.      Penyusutan aktiva tetap. Rekening ini akan terlalu besar sebesar laba yang diakui perusahaan anak dibagi dengan taksiran umur ekonomis aktiva tetap (Metode garis lurus). Rekening ini akan mempengaruhi rekening akumulasi penyusutan laba ditahan.
3.      Akumulasi penyusutan. Rekening ini terlalu besar sebesar laba penjualan aktiva tetap yang sudah direalisir.
2)      Di dalam buku – buku perusahaan anak:
Rekening – rekening di dalam pembukuan perusahaan anak yang terpengaruh adalah rekening laba ditahan.rekening ini terlalu besar sebesar laba penjualan aktiva tetap yang belum direalisir. Laba ditahan ini adalah milik perusahaan induk dan pemegang saham minoritas, proporsional dengan presentase kepemilikannya.
Dengan demikian jurnal eliminasinya :
  Laba ditahan perusahaan anak                        xxxx
                 Akumulasi penyusutan aktiva tetap                xxxx
          Penyusutan aktiva tetap                                              xxxx
          Aktiva tetap                                                                xxxx
b.      Metode Harga Pokok
      Apabila perusahaan induk mencatat investasi dengan metode harga pokok maka laba penjualan aktiva tetap yang diakui oleh perusahaan anak tidak akan memengaruhi rekening-rekening yang diselenggarakan oleh perusahaan induk. Oleh karena itu perusahaan induk tidak perlu mengadakan perlakuan akuntansi khusus yang berhubungan dengan rugi/laba jual beli aktiva tetap tersebut didalam catatannya. Laba penjualan aktiva tetap yang diakui perusahaan anak hanya akan mempengaruhi laba dan laba ditahan perusahaan anak. Dalam rangka penyusunan laporan keuangan konsolidasi maka semua akibat yang ditimbulkan oleh transaksi tersebut harus dieliminir, disamping rekening timbal balik. Akibat tersebut, yang hanya ada pada catatan perusahaan anak. Jurnal eliminasi yang diperlukan di dalam metode harga pokok adalah
Laba ditahan perushaan anak                          xxxx
Akumulasi penyusutan aktiva tetap                xxxx
            Penyusutan aktiva tetap                                              xxxx
            Aktiva tetap                                                                xxxx

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komen o yo rek,, *suwun