Senin, Februari 27, 2017

akuntansi



TUGAS AKUNTANSI KEUANGAN KONTEMPORER
Chapter 3
STANDARD SETTING

Pendahuluan
            Beberapa aspek dalam kerangka konseptual juga relevan dengan standard, terutama pertanyaan apakah harus rules based atau principles based, begitu juga pengaruh potensial dari tekanan politik pada proses standard-setting.

Kerangka Institusi
            Australian Accounting Standards Board (AASB) terbentuk dibawah Autralian Securities and Investements Comission Act 1991 (ASIC), dan didesain untuk memperbaiki kualitas dan independensi dari proses penyusunan standar akuntansi di Australia. AASB didesain netral, independen, dengan legislative penuh mendukung penerbitan standard. Struktur organisasi:
·         The Minister menunjuk kepala AASB.
·         FRC bertanggung jawab kepada Menteri, FRC memberikan arahan strategis dan saran ke AASB dan mengawasi proses penetapan standar akuntansi di Australia.
·         AASB adalah lembaga independen Pemerintah Australia yang bertanggung jawab membuat standar akuntansi.
·         Office of AASB menyediakan layanan teknis dan administrasi, informasi dan saran kepada AASB.
 
Sumber: aasb.gov.au

Standar Akuntansi
            Standar akuntansi adalah pernyataan yang memberikan panduan dalam menyiapkan laporan keuangan. Tujuannya adalah agar laporan keuangan memiliki kualitas yang tinggi. Rules-based standard adalah standar yang berisi rincian spesifik dan definisi wajib yang mengatur tentang banyak kontijensi dan situasi yang mungkin terjadi. Principles-based standard adalah standar yang berisi prinsip akuntansi substantif yang fokus dalam mencapai tujuan akuntansi dari standar. Prinsip ini didasarkan pada tujuan akuntansi yang ada pada kerangka konseptual.

Teori Regulasi
            Regulasi adalah aturan, prinsip atau metode yang digunakan untuk mengatur suatu hal dengan tujuan tertentu. Signaling theory menyatakan bahwa laporan perusahaan dapat meningkatkan nilai melalui laporan keuangan. Hal ini memotivasi perusahaan yang diatas rata-rata untuk mengungkapkan melalui laporan keuangaan, karena akan memberikan signal bahwa perusahaannya lebih baik dari pada perusahaan yang tidak membuat laporan. Public Interest theory menyatakan bahwa akuntansi diatur untuk memperbaiki praktik pasar yang tidak efisien dan tidak adil. Informasi akuntansi adalah barang publik, tanpa regulasi maka akan berlebihan atau kekurangan. Capture theory memberikan bukti bahwa kelompok yang terkena regulasi akan tertarik untuk terlibat dalam mempengaruhi regulasi. Bushfire theory menyatakan bahwa akuntansi diatur untuk mengatasi stigma akuntansi yang ditimbulkan oleh krisis seperti jatuhnya perusahaan yang tak terduga.

Politik dalam Penetapan Standar Akuntansi
            Penetapan standar akuntansi adalah proses politik karena standar akuntansi dapat menyalurkan kekayaan dari investor ke kreditur, dari investor ke pekerja, dari investor saat ini ke investor masa depan, dan sebagainya. Karena itu pihak-pihak yang terkena dampak dari standar akan melakukan lobbying dalam proses penetapan standar agar tercapai apa yang diinginkan masing-masing pihak.

Harmonisation
            Harmonisasi adalah mengadopsi konten dan kata dari standar IASB, kecuali perlu untuk merubah kata untuk memenuhi permintaan legislative dari suatu negara. Tiga keuntungan melakukan harmonisasi:
1.      Comparability secara internasional antar laporan keuangan akan meningkat, sehingga meningkatkan arus investasi internasional dan operasi pasar internasional lebih efisien.
2.      Biaya modal akan menurun karena risiko dari perbedaan aturan pelaporan keuangan juga menurun.
3.      Biaya membuat laporan keuangan juga menurun karena perusahaan tidak perlu membuat dua laporan keuangan untuk memenuhi aturan listing.

            Adopsi dari IAS telah memberikan implikasi pada standard-setter di Australia, European Union, dan banyak negara di Asia. Sekitar 90% negara di dunia sudah mengadopsi IFRS. Banyak negara sudah mengadopsi konten dan wording dari standar yang dibuat IASB. Namun, IASB fokus kepada perusahaan yang profit-oriented, sehingga standar-setter harus memikirkan standar akuntansi yang untuk pemerintah dan untuk sektor non profit. Beberapa negara juga ikut serta dalam penyusunan IFRS untuk digunakan sebagai seperangkat standar akuntansi yang berlaku secara internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komen o yo rek,, *suwun