Senin, Februari 27, 2017

akuntansi



TUGAS AKUNTANSI KEUANGAN KONTEMPORER
Chapter 4
MEASUREMENT AND ITS PROBLEM


Perlunya Pengukuran dalam Pelaporan Keuangan
            Pengukuran merupakan proses memilih dan meletakkan jumlah nominal uang atas akun yang ada dalam laporan keuangan. Manfaat dari laporan keuangan tergantung pada dua keputusan kunci yang dibuat oleh akuntan dan standar setter:
1.      Apa item yang harus dimasukkan dan tidak dimasukkan dalam laporan keuangan?
2.      Bagaimana item yang dimasukkan tersebut diukur?

Apakah Pengukuran itu dan Apa Saja yang Diukur
            Pengukuran adalah tindakan atau proses mengukur. Ukuran adalah kuantitas, berat, tinggi atau unit lain yang digunakan untuk menyatakan ukuran. Pengukuran merupakan proses yang melibatkan dua langkah, yaitu:
1.      Memutuskan apa untuk mengukur, di dalam akuntansi keuangan, fokus atribut keuangan dapat diungkapkan dalam uang, seperti biaya atau nilai, bukan atribut fisik.
2.      Memutuskan bagaimana untuk mengukur, dalam laporan keuangan, jumlah uang digunakan sebagai skala pengukuran. Alternatif pengukuran lain adalah harga konstan, yang digunakan untuk menyesuaikan dan mengukur jumlah uang yang ekuivalen dengan daya beli saat ini.  Sehingga pengukuran dilakukan berdasarkan nilai dari uang pada transaksi, tidak hanya kuantitas fisik dari uang tersebut.

Isu dan Masalah Pengukuran dalam Akuntansi
Ø  Kerangka konseptual membolehkan range dari pengukuran  untuk digunakan, dan pedoman yang disediakan melalui karakteristik kualitatif yang terbuka untuk diintepretasikan, sehingga membutuhkan subjektifitas.
Ø  Tidak ada satu sistem pengukuran, sehingga pengukuran item dipertimbangkan secara individual atau basis kelas.
Ø  Range dari atribut alternatif yang diukur dalam akuntansi membawa masalah tambahan.

Ukuran yang Digunakan dalam Akuntansi
            Saat ini akuntansi keuangan menggunakan apa yang disebut mixed atribut model, yang mengukur perbedaan atribut terkait biaya dan nilai. Biaya adalah harga yang dibayarkan untuk mendapatkan, memproduksi, mencapai target atau mempertahankan sesuatu. Nilai adalah kepentingan atau harga dari sesuatu untuk seseorang, utility atau manfaat.

Bagaimana item memiliki value untuk bisnis:
1.      Nilai kegunaan: keuntungan dari menggunakan item, biasanya dipertimbangkan sebagai nilai sekarang dari arus kas masa depan yang berhubungan dengan item.
2.      Nilai pertukaran: keuntungan dari menjual suatu item, biasanya dipertimbangkan sebagai fair value atau nilai realisasi bersih.

Biaya dan Nilai Spesifik
Biaya Historis
Biaya historis adalah jumlah uang yang dikorbankan atau diberikan untuk mendapatkan suatu item. Ini merupakan pengukuran tradisional yang digunakan dalam akuntansi, dan biasanya diukur dalam nominal rupiah/dolar.

Biaya Penggantian dan Biaya Sekarang
Biaya penggantian adalah jumlah yang dibayarkan pada saat sekarang untuk mendapatkan item yang serupa. Biaya Sekarang adalah jumlah terendah yang dibayar saat ini untuk menyediakan atau mengganti manfaat ekonomi masa depan yang diekspektasi dari item saat ini.

Nilai Wajar dan Nilai Realisasi Bersih
Nilai wajar adalah jumlah item yang dapat ditukar antara pengetahuan, pihak dalam panjang tangan transaksi. Nilai realisasi bersih adalah nilai sekarang dikurangi biaya penjualan atau pelepasan.

Nilai Sekarang
Nilai sekarang adalah nilai diskonto sekarang dari arus kas bersih masa depan terkait dengan suatu item.

Nilai Deprival
Nilai deprival adalah rugi atas rasional pebisnis yang didapat jika dia menghilangkan aset.

Pengukuran dalam Praktik: Trend dan Pengaruhnya
            Standar akuntansi saat ini membolehkan range pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan, namun ada 3 yang dominan, yaitu:
1.      Biaya historis
2.      Nilai wajar (atau nilai bersih yang dapat direalisasi), walaupun sering dibatasi untuk kasus pada pasar aktif.
3.      Nilai sekarang, walaupun penggunaanya biasanya terbatas untuk kasus dalam arus kas yang dengan mudah diukur (seperti lease pembiayaan, provisi terkait pekerja dan pendapatan penjualan tangguhan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komen o yo rek,, *suwun