Senin, Februari 27, 2017

metodologi penelitian



Kajian Literatur secara Kritis
            Tinjauan kedua dari literatur, atau tinjauan literatur secara kritis adalah bagian penting di banyak proyek penelitian. Tinjauan literatur adalah “memilih dokumen yang tersedia (baik yang diterbitkan maupun tidak) sesuai dengan topik, yang berisi informasi, ide, data dan bukti tertulis dari sudut pandang tertentu untuk memenuhi tujuan tertentu atau mengungkapkan pandangan tertentu sesuai sifat dari topic dan bagaimana hal itu diinvestigasi, dan evaluasi efektif dari dokumen terkait dengan penelitian yang diajukan” (hart, 1998: 3). Tinjauan literature secara kritis memiliki banyak fungsi. Beberapa fungsi ini tergantung pada pendekatan penelitian spesifik yang diambil. Pada penelitian induktif maupun deduktif, tinjauan literature akan membantu untuk mengembangkan latar belakang konsep maupun teori. Latar belakang konseptual maupun teori membahas tentang literature terkait untuk isu atau masalah spesifik. Penemuan yang relevan, isu metodologi dan kesimpulan utama dari yang terdahulu sampai saat ini dan seterusnya, kontinuitas logis antara yang terdahulu dan saat ini berhasil diklarifikasi, dan isu kontroversial, ketika relevan dengan yang disebut. Ini akan membolehkan peneliti untuk menyeleksi pendekatan penelitian yang diambil (jenis induktif maupun deduktif). Dalam penelitian deduktif, tinjauan literature akan membantu peneliti menyusun kerangka teori dan hipotesis. Di penelitian induktif, tidak perlu menyusun kerangka teori. Tinjauan literature akan membantu peneliti familiar dengan pengetahuan relevan terkait dengan masalah yang ingin dipecahkan. Hal ini akan membantu peneliti untuk melihat masalah dari sudut yang spesifik, sehingga menajamkan pemikiran peneliti, dan tidak diragukan lagi akan muncul pandangan berguna pada topik penelitan. Untuk alasan ini, tinjauan kritis atas literature adalah penting dan hampir semua proyek penelitian. Selanjutnya, banyak fungsi dari literature review akan didiskusikan secara detail.

Tujuan dari Tinjauan Literatur secara mendalam
            Tinjauan literatur adalah proses langkah demi langkah yang melibatkan identifikasi hasil publikasi ataupun tidak publikasi dari sumber secondary data yang sesuai dengan topic yang diinginkan, evaluasi hasil ini berkaitan dengan masalah dan dokumentasi dari hasil ini. Chapter sebelumnya, telah dijelaskan bagaimana tinjauan literature awal membantu peneliti menyusun rumusan masalah yang baik dan membangun pengetahuan yang relevan yang dikembangkan orang lain. Dalam chapter ini, kita akan mendiskusikan fungsi dari tinjauan literature yang kedua, yang sering disebut sebagai tinjauan literature secara kritis, dengan lebih detail.
            Tinjauan literature meyakinkan tidak ada variable penting yang telah ditemukan berulang memiliki pengaruh pada masalah diabaikan dalam penelitian ini. Memang mungkin saja beberapa variable kritis tidak dibawa keluar pada tahap pengumpulan data awal, ini karena yang diwawancarai tidak dapat mengungkapkan mereka atau tidak menyadari pengaruh dari mereka, atau karena variable terlihat jelas bagi mereka yang diwawancarai sehingga mereka tidak dinyatakan secara spesifik. Jika ada variable yang tidak diinvestigasi selama interview tetapi berpengaruh pada masalah secara kritis, kemudian penelitian selesai tanpa mempertimbangkan mereka adalah pengamalan dalam kegagalan. Dalam kasus ini, alasan yang benar untuk masalah akan tetap tidak teridentifikasi walaupun sampai akhir dari penelitian. Untuk menghindari kemungkinan tersebut maka peneliti perlu menggali semua penelitian yang penting dikaitkan dengan bidang masalah tertentu.
            Selama ini, tinjauan literature menyediakan peneliti kerangka untuk kerja mereka, ini terkait dengan mengidentifikasi dan mendifinisikan konsep relevan terkait kajian dan penjelasan bagaimana dan mengapa konsep ini relevan dan terkait masing-masing dengan yang lain. Sehingga tinjauan literatur membolehkan peneliti mengenalkan terminology yang relevan den menyediakan panduan definisi dari konsep dalam kerangka teori. Itu juga memungkinkan peneliti untuk memberikan argumen tentang hubungan antar variable dalam model konseptual. Tinjauan literature yang baik menyediakan dasar untuk mengembangkan kerangka teori komprehensif  dari hipotesis yang dikembangkan untuk diuji.
            Sebagai tambahan, tinjauan literature menyediakan peneliti ide yang baik dari metode penelitian yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian mereka. Pengetahuan dari metode penelitian yang digunakan membolehkan peneliti untik mereplikasi metode, yang akan menghemat waktu dan usaha. Akhirnya, ini akan membantu peneliti untuk menghubungkan temuan penelitian ke temuan penelitian yang lain, dan selanjutnya mengontekstualisasikan penelitian dalam debat akademik yang lebih besar.
            Tujuan nyata dari tinjauan literature secara kritis tergantung pada pendekatan penelitian yang diambil, secara umum tinjauan literature untuk meyakinkan bahwa:
1.      Usaha penelitian diposisikan relative pada pengetahuan yang sudah ada dan membangun pengetahuan tersebut.
2.      Menghilangkan risiko ‘reinventing the wheel’, ini akan melakukan hal yang sia-sia dalam mencoba menemukan kembali sesuatu yang sudah diketahui.
3.      Latar belakang yang ada memungkinkan untuk melihat masalah dari sudut yang spesifik, untuk menajamkan pemikiranmu, dan mencetuskan wawasan yang berguna pada topic penelitianmu.
4.      Memperjelas ide yang muncul sebagai variable yang penting untuk dipertimbangkan, mengapa mereka penting untuk dipertimbangkan dan bagaimana mereka harus diinvestigasi untuk memecahkan masalah.
5.      Peneliti dapat mengenalkan terminology yang relevan dan memberikan pedoman definisI darI konsep yang ada pada kerangka teori.
6.      Peneliti dapat menyediakan argumen untuk hubungan antar variable dalam model konseptual.
7.      Testiability dan replicability dari temuan pada penelitian saat ini dapat ditingkatkan.
8.      Temuan penelitian terkait dengan temuan penelitian yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komen o yo rek,, *suwun